Seorang cowok berambut cepak, tinggi kira-kira 170cm, agak putih, tidak kurus juga tidak gemuk, berkaos putih cerah, celana panjang hitam tidak begitu tampan tapi enak di pandang terlihat berjalan dengan membawa handphone yang masih menempel di telinganya.
“Aku sudah sampai.Kau dimana?” kata cowok itu.
Seorang cewek rok selutut.rambut agak kriting.kulit bersih yang juga sedang menelpon terlihat oleh mata cowok itu di samping pintu masuk XXI.Ya pastilah itu Karin karena dengan jelas Dia melambaikan tangan ke arah cowok itu.Segeralah cowok tersebut mematikan handphone dan menghampirinya.
“Lisa belum datang?” tanya cowok itu.
“Belum.Dia tadi sms katanya agak terlambat” jawab Karin
“Kalau gitu kita tunggu saja di dalam” ajak cowok itu
“Aku sms Lisa dulu” Karin lalu mengetik pesan di handphone yang masih dibawanya.
[ ak ma nino dah msuk k xxi.km cpt y..]
Sms dikirim ke Lisa
Pesan singkat itu meluncur cepat ke handphone Lisa.
__
Lisa membuka sms tersebut.Cewek cantik berumur 19 tahun, rambut panjang ala korea,mata agak sipit dan belum pernah pacaran ini sangat mengidam-idamkan sesosok pangeran.Dia sangat antusias di ajak Karin nonton apalagi ada Nino.Dalam hatinya Lisa mengklaim Nino adalah calon pangeran idamannya.hmm
“Fuh..kenapa bis ini lama sekali jalannya.ga bisa ngebut ya..”keluh Lisa dalam hati
[iy kak..sbntar agy nympe.ni lg otw]
Sms dikirim ke Karin
_
“Aku dah beli tiketnya.15 menit lagi filmnya dimulai.jam 15.15.Oya,Lisa masih belum sampai?” sambil menyerahkan 2 tiket ke Karin yang sedang menatap handphonenya dan duduk di sebelahnya.
“Lagi otw katanya” jawab Karin
Diam sejenak
“Hmm.ngomong-ngomong Paman dan Bibi gimana kabarnya?”
“Sehat.Kapan-kapan mampir.sudah lama kamu ga mampir”
“Iya.kalo ada waktu aku mampir” Nino tersenyum lalu mulai bicara lagi
“Aku ga nyangka kalo Lisa satu kampus denganmu” Karin hanya tersenyum mendengar ucapan Nino.
“Kenapa?”
“Gak pa pa”jawab Nino cepat
“Hmm..”
“Kenapa?” Nino membalas
“Nggak.sepertinya sepupuku ini lagi jatuh cintrong” sindir Karin
“Eh..enggak..suwer! bantah Nino dengan gerakan jari tangan kanannya membentuk huruf V.
Karin tersenyum senyum kecil menggoda Nino yang lebih muda darinya 3 tahun.
“Sebentar lagi dimulai.Lisa belum datang juga” Nino memperhatikan jam tangannya.
__
__
“Itu Dia” Karin melihat wujud Lisa yang memakai kaos lengan panjang, bercelana jeans ketat dengan tas ungu yang ditentengnya nampak bak seorang putri.
“Maaf terlambat Kak. Bisnya lambat” kata Lisa
__
__
Di dalam gedung bioskop satu per satu orang mulai duduk menempati kursi sesuai nomor yang tertera di tiket.Tidak susah mencari karena Nino memilih kursi yang paling tengah.Mereka duduk dah berjejeran dari sebelah kanan Nino lalu Karin kemudian Lisa.Ada 9 kursi di barisan mereka.Di sebelah kanan Nino ada 5 kursi yang 3 diantaranya sudah terisi dan satu kursi lagi di sebelah kiri Lisa yang belum bertuan.
“Wah penuh ya” Lisa menatap orang di sekelilingnya dari tempat duduknya.
“Ini kan hari Sabtu jadi wajar kalo penuh,ditambah lagi film yang kita tonton film luar yang sukses dipasaran.Tapi kita beruntung tidak harus antri beli tiket” jawab Karin
“Iyaya.hehe..”Lisa tersenyum dan sesekali memandang Nino yang hanya diam menyaksikan iklan di layar bioskop sebelum di putar filmnya.
Kursi di sebelah kanan Nino sudah terisi semua.2 kursi yang tersisa tadi diisi oleh sepasang kekasih.sepertinya.karena Nino ga yakin kalo itu ceweknya.soalnya dah kayak tante-tante menor.sedangkan cowoknya masih brondong.mungkin mereka..? Dan di sebelah kiri Lisa juga sudah akan terisi oleh seorang cowok yg mencari-cari tempat duduknya.Benar juga,cowok itu duduk di sebelah Lisa.Lisa tak begitu memperhatikannya hingga handphone Lisa berbunyi.Lisa menatap handphonenya lalu mengangkatnya
“Halo.Ada apa Bu”
“Jangan pulang malam-malam nanti dimarahi ayahmu!”
“Iya Bu tenang aja”
“Oya tolong kirimi Ibu nomor Budemu.Nggak tau kenapa nomor Budemu ilang. Ga ada di hape Ibu”
“Iya iya aku kirim”
“Ya sudah Ibu tutup telponnya”
Lisa lalu mematikan handphonenya
“Yah hapeku low bat”keluhnya —
Lisa lalu mematikan handphonenya
“Yah hapeku low bat”keluhnya —
“Siapa?” tanya Karin
“Ibuku”
“Ada apa?” tanya Karin lagi
“Nggak ada apa-apa.Ibuku Cuma khawatir aja.”
“Filmnya dimulai” Nino kali ini bersuara.
Mata Karin dan Nino sudah standby menatap layar bioskop sedangkan Lisa mencari-cari nomor Budenya.Setelah ketemu dikirimkannya ke nomor Ibunya.Lisa merasakan ada yang aneh dengan orang di sebelahnya.Sesekali orang itu memandang handphone Lisa.Lisa tak tau kenapa orang itu memandang handphonenya tapi yang pasti itu membuatnya ga nyaman.
“Siapa orang ini?” tapi ya sudahlah mungkin Dia cuma kagum dengan handphonenya.pikir Lisa
___
Film sudah berputar sekitar 30menitan.Karin melihat gerak-gerik aneh Lisa.
“Kenapa kau Lisa” tanya Karin
“Kebelet..he..Aku ke toilet dulu Kak”
“Mau aku temenin” Karin menawarkan diri
“Ga usah Kak” lalu Lisa menuju toilet.sebelum itu Dia berkata permisi pada orang di sebelahnya.
“Fuh lega..” Lisa membuka pintu toilet menuju wash basin untuk mencuci tangannya dan bercermin di kaca besar di dekat wash basin.Baru mau cuci tangan handphone Lisa berdering.Dia menatap layar handphonenya.
“Ya Bu.Kenapa lagi?”
“Hei Lisa.Kenapa nomor Budemu ga aktif.dari tadi Ibu telpon ga nyambung-nyambung.Itu bener nomor Budemu?”
“Iya Bu.Itu nomornya.Ya mungkin baru dimatiin ato kehabisan batere.Nanti Ibu coba lagi”
“Ya udah kalo gitu”
Ibu Lisa menutup telponnya
“Fuh..Ibu..Dasar” Lisa menghela sedikit nafasnya dan meletakkan handphonenya di dekat wash basin lalu mencuci tangannya.seseorang datang dan berdiri di sampingnya.
“Lisa..?”
“May?”
Gadis item manis berkepang yang sebaya dengan Lisa ini teman SMA nya dulu.Mereka mengobrol sebentar tentang kuliah,keluarga serta temen-teman mereka.
“Hmm.Ngomong-ngomong kamu dah punya pacar pertamamu? sindir May.
“Kau ini.Kau kesini ngapain?”
“Nonton tapi aku dah selesai”
“Dengan cowokmu kesini?”
“Dengan Tanteku.Kau sendiri?”
“Dengan temen-temenku.Ya udah kalo gitu met jalan-jalan dengan Tantemu ya”
Lisa keluar dari toilet dan menuju ke tempat duduknya.Sebelum sampai di tempat duduknya.Lisa bertabrakan dengan cowok yang ga asing lagi baginya.cowok yang ada disebelahnya.Keliatannya Dia terburu-buru.Dia tersenyum dan minta maaf pada Lisa.Lisa membalas senyumnya walaupun agak dipaksakan kemudian Lisa kembali ke tempat duduknya sementara cowok itu keluar entah mau kemana.
__
THE END
Tulisan itu tertulis di akhir cerita film yang mereka tonton.Akhirnya film yg berdurasi 1 jam lebih itu kelar.
“Filmnya bagus” komentar Karin.
“Iya” komentar Lisa juga.
“Lumayan” komentar Nino.
Mereka segera meninggalkan tempat duduk mereka.
“Tadi sepertinya ada orang di sebelahmu Lisa?” tanya Karin
“Iya tadi,tapi aku liat tadi Dia keluar sebelum filmnya kelar.”jawab Lisa
“Lisa.ngomong-ngomong kamu masih nyimpen fotoku di hapemu?” kata Nino
“Masih.Kenapa?”
“Aku kemaren lupa minta.ntar tolong bluetooth-in di hapeku” pinta Nino
“Ok nanti.keliatannya masih ada fotomu.coba aku cek” Lisa mencari handphone di tasnya.
“Loh?..Hapeku? Kemana? Kog ilang?” Lisa mencari-cari dalam tasnya.dalam sakunya.
“Hapeku ilang” Lisa merengut dan tingkahnya seperti cacing kepanasan.
“Kog bisa?” kata Karin.
Mereka mencari-cari di tempat duduk mereka tadi
“Mungkin di toilet” kata Nino.
Lalu mereka pun ke toilet kecuali Nino yang menunggu di luar.
Lisa dan Karin keluar dari toilet.
“Ketemu?”
“Ga ada” jawab Karin
“Coba kamu ingat-ingat lagi”suruh Nino
Sejenak Lisa berpikir masih dengan wajah suramnya.
“Ato jangan-jangan..” omongan Lisa terhenti ketika seorang cowok berwajah oriental rambut hitam cepak dan berbadan tegap kira-kira berumur 27 tahun keluar dari toilet pria.Cowok itu sedang telpon dengan seseorang kemudian Dia menutup telponnya dan memasukkan hapenya ke dalam saku celananya.
“Itu hapeku!” Lisa berteriak kecil
“Ya itu hapeku.Hapeku dibawa orang itu.orang yang ada disampingku tadi.pantas saja Dia liat-liat hapeku terus.tadi aku juga sempat bertabrakan dengannya.mungkin waktu itu Dia mencurinya dariku”papar Lisa.
“Kau yakin?” Nino meyakinkan
“Iya Nino”
“Kita temui orang itu”ajak Nino
Nino mengejar cowok itu dan
“Hey Kau tunggu!”
Orang itu menoleh ke arah Nino.
“Kembalikan hape temanku!” bentak Nino
“Tunggu dulu.Apa maksudmu?”
“Jangan banyak alasan.Kau mencuri hape temanku! Sekarang kembalikan atau aku akan lapor security!” ancam Nino
“Hape? Siapa yang mencuri hape temanmu!” jawab orang itu membela diri
“Sudahlah.Aku tidak ada waktu untuk main-main! Lanjut cowok itu lalu beranjak pergi.
“Tunggu Kau!” Nino menggenggam pergelangan cowok itu.Cowok itu melihat tangan Nino menggenggam pergelangan tangannya.Beberapa detik keduanya terdiam dan bertatapan.Nino melepaskan genggamannya.
“Tolong tunjukkan hape di sakumu!” perintah Nino
“Ini hapeku.Kau ini apa-apaan!” kata cowok itu lebih keras dari yang tadi.
“Kau ini! Sudah keluarkan saja! Aku ingin memastikan itu hapemu ato bukan! Ga sulit kan!”
“Kau berani menantangku?” ancam cowok itu.
Karin dan Lisa yang hanya diam dari tadi agak sedikit was-was kalau kalau cowok itu memukul Nino,karena cowok itu keliatannya marah belum lagi cowok itu lebih tinggi dari Nino.dan sepertinya juga lebih kuat.Nino yang masih 20 tahun mungkin akan kerepotan bila harus berantem dengan orang itu.Tapi mereka tetap mendukung Nino karena mereka yakin orang itu mencurinya.
“Kita telpon aja nomor Lisa!” saran Karin
“Benar juga kenapa kita tadi ga kepikiran begitu” kata Lisa.
Sejenak Nino dan orang itu terdiam
“Silahkan” ujar orang itu dengan santai
NOMOR YANG ANDA TUJU SEDANG TIDAK AKTIF,,,,,,,,,,
“Tidak aktif” kata Karin lalu mematikan handphonenya.
“Pasti sudah Kau matikan!” tuduh Nino
“Kau ini!” cowok itu mulai marah
Lalu..
“Maaf..!” seorang cewek item manis beserta tantenya menghampiri mereka yang sedang ribut.
“May?” Lisa tentu saja mengenal orang itu.Semua mata tertuju pada May tak terkecuali cowok itu.
“Lisa..aku menemukan hapemu di toilet.maaf tidak segera mengembalikannya karena kamu keburu masuk.tadi ada di samping tempat cuci tangan.hapemu bunyi aku angkat ternyata itu ibumu mencarimu.hapemu mati sendiri mungkin baterenya habis. jadi aku langsung tau itu hapemu.ini..” May menyerahkan hape itu kepada Lisa.
“Ma..makasih..May..” Lisa memandang May lalu kemudian dengan pelan memandang Karin.Kali ini Karin dengan pelan memandang Nino.lalu Nino dengan amat sangat pelan menolehkan wajahnya ke arah cowok itu.terus..terus..hingga hampir terlihat wajah cowok itu..terus..nah terlihat..
“He..” Nino senyum tak berdaya.senyuman memelas bersarang di bibir Nino.senyuman ala kadarnya.Cowok yang bernama Roku itu hanya memandang tajam Nino lalu pergi begitu saja..
_______
1B _
“Kau sudah sampai?”
“Iya,aku sudah ada di apartementnya” jawab Nino
“Tolong ya.he..”
“Iya” lalu Nino menutup telponnya.Dia menekan salah satu tombol untuk mematikan panggilan di hapenya.
Tiba-tiba 5 anak kecil berlari-lari bermain kejar-kejaran menuju ke arah Nino.Nino menepi.
“Hey jangan lari-lari nanti jatuh!” Dasar anak-anak” katanya pelan
Nino menekan bel di salah satu pintu apartement bertingkat itu.Dalam hatinya Nino bergumam sambil melihat sepotong kertas seukuran kartu nama bertuliskan nama orang dan alamat apartement tempat nino sekarang berada yang dibawanya.
“Roku Haryanto.Gimana orangnya? Kata Ruri dia orangnya dewasa,manis??? ideal,perfect kalo dijadiin suami idaman tapi kenapa orang ini minta diajari bikin kue? hmm..entahlah yang jelas aku akan dapat uang tambahan mengajari orang ini bikin kue selama seminggu”gumam Nino
Tak lama setelah Nino memencet bel.Pintu mulai terbuka.seperti ada gerak lambat dalam cerita ini.sedikit demi sedikit mulai terbuka dan 5 orang anak kecil tadi lagi-lagi berlarian melewati Nino.Nino berusaha menghindar.Dia memutar tubuhnya dan tubuh Nino seperti akan jatuh,seketika orang yang muncul dari pintu dengan kaget menahannya.
“Dasar anak-anak itu!” Nino agak kesal tapi dia sadar dibelakangnya ada orang yang masih memegangi bahunya.
“Eh..maaf” Nino dengan segera memutar tubuhnya kembali hingga menatap wajah orang itu.
“KAU!” orang itu sedikit terkejut setelah melihat penampakan Nino.
“Kau..bukannya kau yang kemarin itu? he” Nino jadi salah tingkah bertemu lagi dengan orang itu.Dia kembali memasang senyuman ala kadarnya.senyuman memelas ato entah apa namanya sama seperti kejadian kemarin..
“Kau.Kenapa Kau disini!” Dia sedikit berteriak lalu Roku melihat secarik kertas seukuran kartu nama yang jatuh didekatnya.Dia memungutnya dan membacanya.
“Ini namaku?” juga alamatku” oh jadi kau memata-mataiku?”
“Eh..bukan..aku..” Nino ga tau kapan kertas itu jatuh dan berusaha mengelak tapi hape Roku tiba-tiba berdering lalu dia ambil hapenya dari saku celana panjangnya sambil menatap tajam Nino.
“Hapenya..sama dengan milik Lisa?” pikir Nino mencoba menerka kejadian yang terjadi kemarin.
_
“Halo kak.udah ketemu Nino?”
“Nino?”jawab Roku
“Iya.Dia yang akan mengajari kakak bikin kue.aku udah kasih alamat kakak.tadi dia bilang udah nyampe”
“Oh”jawab Roku singkat lalu memandang lagi si Nino.
“Dia udah disini”
“Baguslah kalo gitu.semangat ya kak!”
Roku menutup telponnya dan memandang tajam Nino yang lama-lama Nino merinding melihat tatapannya seolah-olah ingin membakar Nino hidup-hidup.
“Jadi Kau yang disuruh Ruri?”
“I..iya..he..” senyum memelas Nino muncul lagi,
Roku menghela nafas panjang..
VIMAX PEMBESAR PENIS CANADA
BalasHapusBikin Penis Besar, Panjang, Kuat, Keras, Dengan Hasil Permanent
isi 30 cpsl Untuk 1Bulan Hanya.500.000;
Promo 3 Botol Hanya.1.000.000;
ANEKA OBAT KUAT EREKSI DAN T.LAMA
PERANGSANG WANITA SPONTAN
( Cair / Tablet / Serbuk / Cream) 5Menit Reaksi Patent.
Sangat Cocok Untuk Wanita Monopouse/ Kurang Gairah.
ANEKA COSMETIK BERKWALITAS TERBAIK
( Pelangsing Badan, Pemutih Muka & Badan, Flek Hitam,
Jerawat Membandel, Gemuk Badan, Cream Payudara,
Obat Mata Min/ Plus, Peninggi Badan, Cream Selulit,
Pemutih Gigi, Pembersih Selangkangan/ Ketiak,
Pemerah Bibir, Penghilang Bekas Luka, Perapet Veggy,
ALAT BANTU SEXSUAL PRIA WANITA DEWASA
tlp: 0822 2121 8228 - 087 831 434 777 BBM.24CEE3AE MR.SHOLE
..